BELAJAR ONLINE : BELAJAR MELALUI JARINGAN INTERNET DAN KOMPUTER

PENGANTAR

Belajar on-line yang juga dikenal dengan nama e-learning atau electronic learning  merupakan hasil dari pengajaran yang disampaikan secara elektronik menggunakan media berbasis komputer. Materinya biasanya diakses melalui sebuah jaringan. Seringkali E-learning digabungkan dengan pengajaran tatap muka yang langsung dan disebut pengajaran campuran atau pengajaran hibrida.

              Belajar on-line merupakan bagian dari belajar jarak jauh, perbedaannya bisa membingungkan. Berikut adalah persamaan dan perbedaan antara pendidikan jarak jauh dengan belajar online;

Persamaannya;

  1. Keduanya  dapat digunakan sebagai bagian dari program pengajarannya terorganisir.
  2. Keduanya dapat dapat digunakan pada semua tingkatan
  3. Keduanya dapat digunakan dalam pendidikan formal dan informal
  4. Keduanya dapat digunakan untuk semua disiplin ilmu
  5. Keduanya melibatkan drajat pemisahan fisik yang berbeda dari pemelajar dan guru.

Perbedaannya:

  1. Pendidikan jarak jauh adalah belajar melalui media telekomunikasi – telepon, televise, sedangkan pada pembelajaran online, pengajaran disampaikan melalui computer, seringkali menggunakan jaringan dan internet.
  2. Pada pendidikan jarak jauh, komunikasi yang terjalin bersifat satu arah, sedangkan pada belajar online komunikasinya bersifat 2 arah.

BELAJAR ON-LINE

Penggunaan belajar online semakin marak digunakan pada saat ini. Para siswa tidak lagi hanya bergantung pada buku  cetak, tapi juga pada materi yang terletak jauh melampaui dinding bangunan sekolah. Para guru dan siswa bisa  belajar dikelas dengan mengakses informasi dari sumber-sumber, berkomunikasi via komputer dengan siswa lainnya atau dengan ahli dalam bidang tertentu dan b tertukar data. Karena computer memiliki kemampuan untuk menyampaikan informasi dalam sarana apapun (termasuk, cetakan, video, rekaman audio dari suara dan music), computer telah menjadi perpustakaan yang tak terbatas. Jadi  On line-learning adalah pengajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN, WAN, atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran, interaksi, atau bimbingan, atau  sebagai bentuk pendidikan jarak jauh yang dilakukan melalui media internet.

Keuntungan belajar on-line

a)    Keragaman media

Melalui sarana internet kita bisa mendapatkan beragam media yang dibutuhkan termasuk teks, audio, grafik, animasi, video, dan piranti lunak  yang bisa diunduh.

b)    Informasi terbaru

Perpustakaan tanpa batas ini diperbaharui setiap hari, jadi kita bisa mendapatkan informasi tentang suatu hal yang ingin kita ketahui.

c)    Navigasi

Dengan tekanan sebuah tombola tau click pada sebuah mouse, para pengguna bisa mencari berbagai dokumen dalam berbagai lokasi tanpa perlu berpindah dari computer mereka.

d)    Pertukaran gagasan

  1. Para siswa bisa terlibat “percakapan” dengan para ahli dalam sebuah bidang tertentu.

e)    Komunikasi yang nyaman

Para siswa bisa berbicara satu sama lain pada waktu yang berbeda dan meresponnya berdasarkan kenyamanan mereka sendiri.

f)     Biaya murah

Biaya peranti keras, peranti lunak dan layanan internet adalah nominal yang terus menurun.

Keterbatasan belajar on-line

  1. a.    Materi yang tidak sesuai

Beberapa topik  yang dibahas di jaringan computer, terutama di internet tidak sesuai dengan para siswa.

  1. b.    Hak cipta

Karena  informasinya mudah diakses sehingga berkemungkinan bagi siswa untuk membuat proyek yang hanya “co-pas” dan bukan karya mereka sendiri.

  1. c.    Pencarian informasi

Penambahan informasi yang bertumbuh setiap hari menjadikan pencarian informasi menjadi sulit

  1. d.    Dukungan

Tanpa dukungan tekhnis dan manejemen yang bijaksana sebuah jaringan computer mungkin “mati’ dengan cepat

  1. e.    Akses

Untuk bisa mengakses internet, komputer harus memiliki peranti keras dan peranti lunak  yang dinstal.

  1. f.      Kecepatan akses

Keterbatasan lain adalah kecepatan untuk mengakses informasi oleh pengguna.

  1. Kurangnya kontrol kualitas.

Pengguna harus berpikir kritis untuk memilah informasi yang ada karena informasi tersebut bisa saja keliru, tidak penting dan tidak bisa dipercaya.

WEBQUEST

WebQuests berasal di San Diego State University Departemen Teknologi Pendidikan (San Diego State University Department of Educational Technology). WebQuest adalah penyelidikan berorientasi pelajaran format yang sebagian besar atau semua informasi yang bekerja dengan peserta didik berasal dari web. Model ini dikembangkan oleh Bernie Dodge di San Diego State University di Februari, 1995 dengan masukan awal dari SDSU.

Webquest merupakan aktivitas simulasi berorientasi penyelidikan dimana beberapa atau seluruh informasi dimana para siswa berinteraksi berasal dari sumber daya di internet. Pak guru bisa menggunakan “Webquest” untuk membantu para siswa menggunakan web secara efektif dalam mengumpulkan informasi dalam kegiatan yang berpusat pada siswa.

Terdapat beberapa tahapan spesifik bagi para siswa dalam sebuah WebQuest:

  • Pengantar – Sebuah scenario tentang beberapa isu atau konsep kunci untuk mempersiapkan  para siswa mengajukan pertanyaan.
  • Tugas-tugas – Para siswa mengidentifikasikan isu atau masalah dan mengajukan pertanyaan kepada WebQuest
  • Proses – Dalam kelompok , para siswa mengemban peran dan mulai mengidentifikasi prosedur yang akan mereka ikuti untuk mengumpulkan informasi dan untuk menjawab pertanyaan.
  • Sumber-sumber  – Sumber-sumber daya diidentifikasi oleh guru dan para siswa untuk diselidiki dalam Webquest mereka.
  • Kesimpulan – Ini merupakan akhir dari WebQuest, dan mengajak para siswa untuk menyelidiki isu atau masalah tersebut.

JARINGAN

                     Adalah pengetahuan  umum bahwa computer dapat digunakan untuk menghubungkan siswa dengan masyarakat dan sumber daya yang ada diluar kelas Manfaat jaringan yaitu setiap orang bisa berkomunikasi dalam jaringan dan setiap individual bisa mengakses informasi yang diperlukan.

Jaringan yang paling sering digunakan adalah internet. Salah satu penggunaan  internet dalam pendidikan  adalah electronic mail (e-mail). Selain itu juga ada Instant Messaging(IM), yaitu pembicaraan teks saat itu juga (real-time) dan berkelanjutan dengan orang tersebut.

Melalui jaringan ini Guru  tidak hanya bisa berkomunikasi denga seorang siswa secara langsung melalui percakapan tertulis, namun juga bisa berkomunikasi secara serentak menggunakan teks, suara, dan/atau video misalnya dalam suatu diskusi kelompok kecil dengan siswa/murid dengan tidak dibatasi oleh ruangan.

Jaringan Area Lokal (LAN)

LAN merupakan jaringan yang paling sederhana. Sebuah LAN  menghubungkan computer-komputer di dalam area yang terbatas, biasanya sebuah ruang kelas, bangunan atau laboratorium. Sebuah LAN bergantung pada sebuah computer terpust yang disebut file server , yang melayani seluruh computer yang terhubung melalui pengkabelan khusus atau system nirkabel

Melalui LAN, seluruh ruang kelas dalam satu sekolah bisa memiliki akses ke kumpulan peranti lunak sekolah tersebut. Banyak  sekolah yang memperbolehkan guru dan siswa menyimpan tugas computer mereka dalam folder personal pada server. Selain itu LAN juga bisa mengurangi beban kerja coordinator teknologi, seperti menginstal peranti lunak,menginventaris dan tugas-tugas lainnya.

Jaringan Area Luas (WAN)

             WAN adalah jaringan yang meluas melampaui dinding sebuah ruang atau bangunan, seperti kampus. Dalam WAN, bangunan dihubungkan dengan sebuah computer pusat yang bertindak sebagai induk untuk seluruh peranti lunak yang digunakan bersama.

Jaringan Nirkabel

Jaringan yang menghubungkan computer tanpa kabel, tetapi menggunakan frekuensi radio, atau teknologi infra merah. Yang bersandar pada stasiun pangkalan untuk koneksi ke jaringan. Jika Sebuah kota, kampus  yang telah menginstal jaringan nirkabel ini, maka computer tidak lagi terikat ke terminal kerja. Laptop bisa digunakan dimana saja dalam ruangan, bangunan atau area kampus dan tentu saja memiliki akses ke internet.

Internet

Merupakan system seluruh dunia untuk menghubungkan jaringan-jaringan computer yang lebih kecil bersama-sama. Bantuan Ini merupakan sebuah jaringan yang terdiri dari jaringan-jaringan dengan kumpulan jutaan jaringan computer yang melayani milyaran orang diseluruh dngan dunia. Peranti lunak komunikasi khusus, menghubungkan computer dengan layanan telekomunikasi. Mencari informasi dalam internet cukup rumit, karena tidak ada catalog perpustakaan atau system decimal Dewey. Karena itu internet dianggap sebagai sebuah perpustakaan dimana setiap rak berlabel “serba-serbi”

Setiap pengguna Internet memiliki satu alamat yang unik. Alamat internet berisi tiga bagian, yaitu; nama pengguna, jaringan, jenis organisasi.

World  Wide Web

World Wide Web merupakaan  sebuah jaringan dari jaringan-jaringan yang memungkinkan anda untuk mengakses, melihat dan menyimpan dokumen yang bisa meliputi teks, data, suara dan video. WWW tidak terpisah dari internet.

Intranet

Merupakan sebuah jaringan yang tidak digunakan secara umum, tetapi secara internal oleh sebuah sekolah atau organisasi. Ini merupakan jaringan tertutup yang menghubungkankan beerbagai situs diseluruh Negara bagian, Negara atau seluruh dunia. Sistem yang terhubung ke intranet bersifat privat dan bisa diakses hanya oleh individual didalam sekolah atau organisasi tersebut. Meskipun sebuah intranet mungkin terhubung ke jaringan yang lebig besar, missal internet, maka sebuah paket peranti lunak yang disebut firewall  digunakan untuk mencegah pengguna eksternal dari mengakses jaringan internal, sembari membolehkan para pengguna internal untuk mengakses jaringan eksternal.

Keuntungan Jaringan

  1. Kemudahan komunikasi – sebuah jaringan memungkinkan  masyarakat untuk berkomunikasi satu sama lain.
  2. Berbagi peranti keras –  misalnya printer yang banyak di akses oleh banyak pengguna.
  3. Pemusatan – Informasi dalam database pusat yang bisa diakses oleh seluruh guru atau siswa, kapan saja.
  4. Konsistensi – Karena adanya lokasi informasi terpusat, seluruh siswa dan guru menampilkan pendidikan yang serupa.
  5. Keterbaruan – Setiap orang memiliki akses ke versi material yang paling terbaru.

Keterbatasan

  1. Biaya – Perlu biaya mahal untuk membangun sebuah jaringan seluas gedung
  2. Membutuhkan peranti lunak yang kompatibel dengan jaringan – Peranti lunak semacam ini biasanya biayanya mahal.
  3. Jumlah pengguna yang terbatas – tanpa perlengkapan ekstra, para pengguna mungkin harus menunggu giliran untuk mendapatkan akses.
  4. tersambung dari rumah terkadang mendapati masalah jaringan atau koneksi terputus.
  5. Kecepatan respon – Waktu respon bisa sangat lambat untuk mengirim atau mengunduh gambar, foto, animasi, audio atau video.

Isu-Isu

                 Isu-isu penting terkait dengan belajar elektronik terutama mengenai penggunaan internet, antara lain;

  • Keamanan

Para siswa seharusnya diperintahkan untuk tidak memberikan nomor telepon, alamat dan informasi personal mereka di internet untuk keamanan mereka sendiri

  • Pemantauan terhadap pemanfaatan oleh para siswa

Guru dan orang tua harus memantau siswa ketika menggunakan internet agar mereka ti dak menelusuri material yang tidak sesuai baik disengaja maupun tidak disengaja

  • Kebijakan penggunaan yang bisa diterima (Acceptable Use Policies – AUP)

Merupakan kesepakatan diantara para siswa, orang tua/wali dan sekolah  yang menyarikan apa yang yang dianggap penggunaan internet yang sesuai oleh seluruh pihak yang terlibat

  • Etika

Terdapat aturan informal untuk prilaku yang semestinya di Internet. ‘Aturan main’ tersebut antara lain;

  1. Peretahankan pesan singkat dan sederhana
  2. Identifikasikan diri anda sebagai pengirim dalam komunikasi
  3. Periksa kembali alamat sebelum mengirim pesan
  4. Jangan menuliskan apapun yang anda tidak ingin seseorang lain selain si penerima untuk membacanya
  5. Periksa ejaan, tanda baca, dan tata bahasa
  6. Bersikap sensitiflah pada orang lain
  7. Jangan gunakan kata-kata sindiran
  8. Berhati-hatilah dengan humor
  9. Bekerjasamalah dan berbagilahCermatlah mempertimbangkan hak cipta
  10. Waspadalah akan kecabulan.

 

DAFTAR PUSTAKA

Smaldino, Sharon. Lowter, Deborah. Russel, James D. 2011. Teknologi  Pembelajaran dan Media untuk Belajar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 848,625 hits
Alesha lagi trsenyum..
%d blogger menyukai ini: